Kampus Ungu ISTeK ICsada Bojonegoro mengadakan Mini Seminar tugas terintegrasi Keluarga Binaan Prodi Ilmu Keperawatan semester ganjil tahun ajaran 2022/2023 selama dua hari, pada 01-02 Februari 2023. Adapun pembagian kelompok pemaparan pada hari Rabu ruang BN semester IIIA (kelompok 1-8) dan ruang JW semester VA (kelompok 1-6). Pada hari selanjutnya, Kamis ruang BN semester IIIB (kelompok 1-8) dan ruang JW semester VB (kelompok 1-7). Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan setiap kelompok diberikan kesempatan selama 10 menit untuk memaparkan hasil implementasi sesuai mata kuliah terintegrasi pada tiap semesternya. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tiap semester sebagai bentuk tanggung jawab dalam melaporkan kegiatan yang telah benar-benar dilakukan selama berada di masyarakat. Keluarga binaan sendiri merupakan program PerSaGa (Perawat Sahabat Keluarga) yang telah dijalankan Kampus Ungu selama 7 tahun sejak 2015 dan telah menjadi program unggulan pendamping program pemerintah PIS-PK. Melalui program ini telah terbina lebih dari 500 keluarga baik secara perilaku hidup bersih dan sehat maupun kegiatan edukasi lain seperti penyuluhan kesehatan dan demonstrasi kesehatan. Tak hanya itu, Ns. Roni Al Faqih, S.Kep., M.Kep selaku Kaprodi Ilmu Keperawatan menambahkan “Di semester ini, Persaga kami fokuskan pada kasus Penyakit Menular dan Stunting. Keduanya memiliki angka kasus yang tinggi di Indonesia bahkan salah satunya menjadi isu kesehatan Nasional. Prodi berharap dapat membentuk pribadi professional sejati Mahasiswa yang berjiwa humanis ditunjukkan melalui kepedulian pada sesama dan kesadaran akan kebutuhan manusia sebagai makhluk yang sempurna dengan segala kebutuhannya sesuai dengan teori keperawatan yang ada, mengembangkan kemampuan berkomunikasi berkolaborasi, belajar menjadi pribadi yang mampu menggerakkan masyarakat melalui keluarga binaan dan memberikan pendidikan serta memanfaatkan potensi yang ada di sekitar untuk dikembangkan.” Dalam kesempatan yang sama, Destin Mahasiswi semester VA menyampaikan, “Kegiatan keluarga binaan ini sangat bermanfaat bagi kami terutama dalam melatih public speaking. Melalui kegiatan ini, kita mendapat kesempatan untuk menggambarkan dan memperkenalkan program unggulan kita. Awalnya kita memang sempat diragukan, namun lambat laun setelah beberapa kunjungan, mereka mulai menerima kita dengan baik. Tentunya pengalaman ini akan kita gunakan untuk memperbaiki diri kelak di semester selanjutnya.” Setiap media penyuluhan kesehatan yang menjadi salah satu tugas luaran selain laporan akhir, juga mendapat kesempatan untuk dihakciptakan atas nama dosen pengampu dan mahasiswa melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ISTeK ICsada Bojonegoro.
BERSAMA KAMPUS UNGU, YATIM MANDIRI BUDAYAKAN PHBS ANAK USIA PRE-SCHOOL MELALUI PENYULUHAN EDUKATIF
Yayasan Yatim Mandiri Bojonegoro bersama Kampus Ungu terus menggalakkan sosialisasi Gerakan Cuci Tangan, Cara Benar Gosok Gigi, dan Pola Jajan Sehat untuk membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak usia dini di PAUD Al Mansur, Klangon, Bojonegoro pada Selasa (31/01/2023). Ditemui usai acara, Ns. Ikha Ardianti, S.Kep., M.Kep selaku pemateri sekaligus Dosen Keperawatan Anak Kampus Ungu ISTeK ICsada Bojonegoro mengungkapkan apabila kesempatan ini merupakan suatu kehormatan baginya selalu dilibatkan dalam kegiatan bersama Yatim Mandiri dalam memaksimalkan kontribusi di masyarakat salah satunya dengan turut berpartisipasi menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukatif. Lebih lanjut beliau mengatakan edukasi dan praktik mengenai Cuci Tangan, Cara Benar Gosok Gigi, dan Pola Jajan Sehat sebaiknya diajarkan sejak dini pada anak pre-school untuk membentuk karakter anak yang sejalan dengan pembelajaran Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) yang juga diterapkan di Yayasan Al Mansur. Edukasi tersebut disambut baik guru-guru PAUD. “Kami sangat senang dengan edukasi Cuci Tangan ini. Setelah pandemi Covid-19 menurun, anak-anak mulai lupa untuk cuci tangan pakai sabun, namun dengan sosialisasi dari bu Ikha, harapannya anak-anak kembali terbiasa cuci tangan pakai sabun.”
MAHASISWA PROFESI NERS ANGKATAN 9 JALANI 5 STASE PRAKTIK KLINIK DI RSUD LAMONGAN
Usai merampungkan praktik klinik stase Keperawatan Dasar minggu lalu di RS Ibnu Sina Bojonegoro, Mahasiswa Profesi Ners Angkatan 9 Kampus Ungu mulai disibukkan dengan agenda praktik klinik selanjutnya di RSUD Soegiri, Lamongan. Tercatat sebanyak 44 Mahasiswa akan menjalani praktik klinik selama kurang lebih 4 bulan. Hari ini, Senin (30/01/2023) akan berlangsung acara serah terima sekaligus pembukaan stase Keperawatan Medikal Bedah yang diwakili oleh Kaprodi Ilmu Keperawatan Kampus Ungu, Ns. Moh. Roni Al Faqih, S.Kep., M.Kep dan coordinator Ners, Ns. Bayu Akbar Khayudin, S.Kep., M.Kep. Dalam sambutannya keduanya berpesan kepada Mahasiswa untuk tetap menjaga sikap dan perilaku selama menjalani praktik klinik, serta memanfaatkan lahan klinik dengan maksimal. “Terapkan ilmu yang telah kalian pelajari selama perkuliahan dan ambil ilmu dari lahan yang belum kalian dapatkan selama perkuliahan. Pelajari semua termasuk birokrasi dan budaya yang ada di Rumah Sakit Lamongan.” Kedepan, rencananya Mahasiswa Profesi Ners Angkatan 9 akan menjalani 5 stase praktik klinik di RSUD Soegiri Lamongan dengan masing-masing pembagian stase, Keperawatan Medikal Bedah selama 4 minggu dengan 2 kali rolling ruangan Penyakit Dalam; Keperawatan Gawat Darurat selama 3 minggu dengan 3 kali rolling ruangan IGD, ICU, dan ICCU; Keperawatan Maternitas selama 2 minggu dengan 2 kali rolling ruangan Neonatus dan Nifas; Keperawatan Anak selama 2 minggu; dan Keperawatan Managemen selama 3 minggu. Praktik Klinik Ners merupakan program akademik yang pelaksanaannya berdasarkan kurikulum inti yang tersusun dalam kurikulum AIPNI. Program ini disusun agar mahasiswa dapat mengaplikasikan praktik secara langsung pada pasien. “Adapun kemampuan akhir yang diharapkan, mahasiswa mampu memberikan asuhan keperawatan, melakukan pendidikan kesehatan, melakukan pengelolaan asuhan keperawatan, serta memberikan intervensi keperawatan yang terintegrasi dengan hasil – hasil riset keperawatan.”, terang Ns. Roni Al Faqih, S.Kep., M.Kep selaku pembimbing akademik Keperawatan Medikal Bedal sekaligus Kaprodi Ilmu Keperawatan.